• Kamu adalah Kebiasaanmu

    Kebiasaan adalah hal-hal yang secara berulang kita lakukan, dan kita melakukannya di bawah sadar. Kebiasaan juga menyangkut cara berpikir, hasrat, dan perasaan kita, yang terbentuk oleh berbagai pengalaman kita di masa lalu.

    Berulang, itu adalah sifat penting pada kebiasaan, yang membuatnya memiliki kekuatan yang hebat. Misalnya, kita punya kebiasaan meletakkan 1 bata di halaman rumah kita. Maka dalam setahun kita akan punya 365 bata. Bayangkan kalau kita bisa, misalnya, membaca 1 buku sehari.
    Karena kebiasaan adalah sesuatu yang berada di bawah sadar dan cenderung menjadi semacam kebutuhan, maka ia sulit diubah. Proses suatu perilaku atau tindakan menjadi kebiasaan disebut habit formation. Menariknya, meski sulit, kebiasaan baru bisa dibangun dan ditumbuhkan.
    Ada beberapa tindakan kita sehari-hari yang merupakan kebiasaan. Naik sepeda, naik motor, atau menyetir mobil, adalah kebiasaan. Kita tidak lagi berpikir saat mengayuh sepeda, atau menekan pedal-pedal di mobil. Padahal yang kita lakukan tidak benar-benar perulangan. Syaraf-syaraf kita merespon secara otomatis konteks atau situasi yang kita hadapi secara cepat.
    Keterampilan tangan pada umumnya adalah kebiasaan. Seseorang yang mampu mengetik cepat mendapatkan keterampilannya dari latihan berulang. Demikian pula seorang koki yang mampu memotong secara cepat dengan memakai pisaunya.
    Karena itu banyak pakar pengembangan pribadi yang membangun konsep-konsep pengembangan melalui kebiasaan. Salah satunya adalah Stephen Covey, yang terkenal dengan bukunya ‘7 Habits of the Highly Effective People’.
    Ada ungkapan menarik,”First we make our habits, then our habits make us.” Artinya, kita bisa membangun kebiasaan, kemudian kebiasaan-kebiasaan itu yang membentuk diri kita. Itulah yang menjadi dasar berpikir para ahli pengembangan diri dalam membangun metode yang mereka tawarkan.
    Kebiasaan bukan sekedar soal tindakan fisik saja. Kebiasaan juga menyangkut soal berpikir. Kalau kita biasa berpikir, menganalisa, beraksi terhadap suatu situasi dengan cara tertentu, maka ia akan membentuk suatu pola pikir.
    Pola pikir adalah kebiasaan dalam berpikir. Sama seperti kebiasaan fisik, pola pikir sulit diubah. Tapi, sekali lagi, ia bisa diubah dengan latihan. Orang-orang seperti Covey sebenarnya menawarkan konsep perubahan dalam berpikir. Demikian pula saya, melalui suatu slogan,”Melawan Miskin Pikiran.”
    Kita adalah kebiasaan kita. Kita dibentuk oleh berbagai kebiasaan. Sukses atau gagalnya kita, ditentukan oleh kebiasaan-kebiasaan tersebut. Bila kita mau belajar dari orang sukses, cobalah menelisik pola kebiasaannya. Ia pasti punya kebiasaan tertentu. Kalau kita ingin berubah dari diri kita yang sekarang, tidak bisa tidak, kita harus mengubah kebiasaan-kebiasaan kita.
    Nah, apa kebiasaan positif yang kita bangun untuk membentuk diri kita? Kita bisa mulai dari hal kecil seperti tepat waktu, tertib di jalan dan tempat umum, menjaga kebersihan, jujur, dan menepati janji. Pada saat yang sama kita bisa menghilangkan kebiasaan-kebiasan buruk, seperti menunda, menghindar, menyangkal, dan sebagainya.
    Pada level yang lebih tinggi kita bisa melatih diri dengan satu set pola pikir, misalnya, meninggalkan pola pikir dengan sudut pandang korban, menjadi pola pikir proaktif. Kita juga harus membiasakan untuk memilah antara unsur emosional dan rasional dalam pikiran kita. Ada banyak lagi kebiasaan-kebiasaan berpikir atau intelectual habit. Nanti akan saya bahas dalam tulisan-tulisan saya selanjutnya.
    Intinya, kita adalah kebiasaan kita. Kalau mau mengubah nasib, jalan hidup, dan masa depan, tidak bisa tidak, kita harus mengubah kebiasaan-kebiasaan kita.
    penulis:Hasanudin Abdurakhman
  • 0 Comments:

    Posting Komentar

    Meet The Team

    Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

    Contact Info

    Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting has been the industry's.

    Recent Blog Posts

    Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

    Katie Fox

    Katie Fox

    Fashion Blogger
    Janie Doe

    Janie Doe

    UI Designer
    Melisa Edwards

    Melisa Edwards

    Food Critic

    Search This Blog For Great Content

    Brand Promotion

    Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit.

    Web Development

    Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit.

    Web Design

    Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit.

    App Design

    Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit.

    We Are Infity, We Are Best.

    It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using 'Content here, content here'.

    Hosting Services

    About Company

    KURNIA REL PINTU GARASI

    Solusi Pintu Garasi Anda

    Address: Gg. NURUL IMAN RT 006 RW 03, JATIPADANG PASAR MINGGU, JAKARTA SELATAN 12540

    youtube: kurniarelpintugarasi

    Phone: 085215978541

    Find out more about what we do

    It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using 'Content here, content here', making it look like readable English. Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since. Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since.